Rabu, 24 Oktober 2012

Sedetik Saja Dalam Hidupnya

pernahkah sedetik saja waktu dalam hidupnya untuk memikirkanku ?

pernahkah sedetik saja waktu dalam hidupnya untuk membaca tulisan-tulisan yang selalu aku tujukan padanya?

pernahkah sedetik saja waktu dalam hidupnya mencoba mencerna makna tulisan-tulisan itu ?

pernahkah sedetik saja waktu dalam hidupnya mencoba menanggapi tulisan-tulisan itu ?

pernahkah sedetik saja waktu dalam hidupnya  memikirkan perasaanku ?

pernahkah sedetik saja waktu dalam hidupnya juga merasakan apa yang aku rasakan padanya ?

pernahkah sedetik saja waktu dalam hidupnya menyadari keberadaanku di sekitarnya?

pernahkah sedetik saja dalam pikirannya dia peduli padaku ?

pernahkah sedetik saja dia mencoba untuk memahamiku ?

pernahkah sedetik saja dia merasakan bahwa hatinya itu kaku ? 

pernahkah sedetik saja dia menyadari bahwa dia egois ?

pernahkah sedetik saja dia berhenti bertindak egois ?

pernahkah sedetik saja dia menyadari bahwa dia keras kepala ?

pernahkah sedetik saja dia berhenti bertindak keras kepala ?

pernahkah sedetik saja waktu dalam hidupnya dia luangkan untuk suatu hal tentangku ?

satu-satunya yang bisa ku lakukan sekarang adalah keluar dari hidupnya ...

apakah nantinya, suatu hari nanti..entah kapan..entah berapa lama bisa melupakan perasaan sekarang ini ...

aku tidak akan melupakan dirinya, tetapi aku harus melupakan perasaanku padanya ...

walaupun itu berarti aku harus menghabiskan sisa hidupku mencoba melakukannya ...


LIFE MUST GO ON DEAR :))



0 komentar:

Posting Komentar